Bernadetha Yenni Andriani - might be an ordinary woman, but i´m having an extraordinary heart.. Yes, u are hurting me so much, but thats okay! Hurting me is useless, cos u are the one who´s gonna paid all the pain that u caused.. KARMA DOES EXIST, Fx. DYD !!! *)
Mungkin ada beberapa dari kalian yang kebetulan membaca status FB-ku hari ini, dan aku yakin ada banyak pemikiran dan reaksi yang timbul dari statusku tersebut. Dulu aku berpendapat adalah kurang pantas untuk mencantumkan nama seseorang di wall FB terutama jika hal yang diungkapkan di wall tersebut adalah sesuatu hal yang menyiratkan ketidakbaikan atau keburukan seseorang, istilahnya kurang etis lah.
Siang ini, aku melakukannya! Yup, sesuatu yang aku pandang kurang etis, yang tidak sepantasnya aku lakukan di wall FB-ku dan wall FB orang yang bersangkutan. Aku sadar akan apa yang telah aku tulis, aku ingat betul apa yang telah aku tulis, aku paham betul apa akibat yang akan muncul dari tindakanku tersebut.
Mungkin orang akan berpendapat bahwa aku adalah sosok wanita yang kejam yang lebih mementingkan emosi daripada logika, atau bisa saja orang berpendapat bahwa aku adalah sosok perempuan childish yang ingin cari sensasi, atau malah ada yang berpendapat bahwa aku kampungan atau norak. Tidaklah masalah bagiku akan apa pendapat mereka, setiap orang berhak memiliki pandangan dan penilaian masing-masing.
Alasanku melakukan ini selain merupakan bentuk kekecewaanku yang teramat mendalam, aku hanya ingin dunia mengetahui bahwa apapun yang kita lakukan memiliki bentuk konsekuensi masing-masing yang harus ditanggung sesuai dengan porsi tindakan kita. Everything happened for a reason, tidak ada asap kalau tidak ada api, ada sebab ada akibat, dan masih banyak istilah-istilah ataupun peribahasa-peribahasa lain yang biasa digunakan untuk menggambarkan situasi ini.
Pada statusku itu dan pada wall orang yang bersangkutan, aku tidak menuliskan inisial seperti yang aku cantumkan di awal bagian dari post ini, yup aku menuliskan nama lengkap.
Dengan segala kerendahan hati, aku sampaikan permohonan maafku kepada semua pihak yang merasa dirugikan. Hal ini adalah murni aku lakukan didalam batas kesadaranku dan aku bertanggung jawab terhadap apa yang aku lakukan. Aku bukanlah seorang wanita pengecut yang akan lari dari tanggung jawab, dan bukanlah seorang pecundang yang tidak berani mengakui kesalahannya.
Satu hal yang ingin aku tekankan dalam post-ku yang ketiga ini, segala sesuatu yang kita lakukan pastilah mengandung resiko, pastikan untuk berpikir menggunakan akal sehat sebelum melakukan sesuatu, dan hal itulah yang kulakukan ketika aku menulis dalam wall FB dan juga blog ini.
Postingku ini juga merupakan pembuktian kepada seseorang dengan inisial Fx.DYD, bahwa kejujuran dan kesetiaan adalah hal yang penting dalam sebuah komitmen, keberanian dan tanggung jawab adalah hal penting dalam sebuah kehidupan, dan aku adalah seorang wanita yang menjunjung tinggi keempat hal tersebut.
Ketika nurani berbicara...
Ketika akhlak mempertanggungjawabkannya..
teruntuk Fx.DYD,
-Bernadetha Yenni Andriani-